SingkatCerita
Nasional20 Juni 2026

Prabowo Minta Masa Tunggu Haji Dipangkas, Antrean Resmi Kini 26 Tahun

Singkat cerita, Presiden Prabowo memerintahkan Kementerian Haji mencari formula memangkas antrean haji yang secara administrasi kini mencapai 26 tahun.

Inti Berita

  • Prabowo perintahkan Kemenhaj cari formula memperpendek antrean haji yang resminya 26 tahun.
  • Kenyataannya rata-rata jemaah menunggu 13–14 tahun, sebagian besar 10–12 tahun.
  • Belum ada target waktu maupun cara teknisnya; instruksi muncul usai musim haji 2026 selesai.

Apa yang terjadi

Presiden Prabowo Subianto meminta antrean keberangkatan haji dipangkas lebih pendek. Instruksi itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Sabtu (20/6), saat musim haji 2026 hampir selesai.

Saat ini masa tunggu haji secara administrasi tercatat 26 tahun, seragam di seluruh Indonesia. Angka faktualnya lebih pendek: rata-rata 13–14 tahun, dan sebagian besar jemaah berangkat setelah menunggu 10–12 tahun.

"Presiden minta supaya kementerian mencari formula." — Dahnil Anzar Simanjuntak, Wamenhaj

Belum ada target waktu yang pasti, dan caranya pun belum diumumkan — apakah lewat tambahan kuota dari Arab Saudi atau perbaikan sistem. Instruksi ini datang setelah Prabowo menggelar rapat evaluasi haji lebih dari 2,5 jam, dan saat 62 persen jemaah Indonesia sudah tiba kembali di Tanah Air. Kementerian juga mulai menyiapkan manasik untuk calon jemaah 2027.

Apa artinya buat kamu

Buat keluarga yang sudah mendaftar atau ingin mendaftar, masa tunggu adalah "harga" haji selain biayanya. Dengan antrean administrasi 26 tahun, orang yang mendaftar di usia 40 bisa berangkat saat sudah lanjut usia — itulah yang ingin dipangkas.

Tapi ini baru instruksi, bukan aturan baru. Belum ada target tahun maupun mekanisme resmi. Jadi jangan ubah rencana keuangan keluarga hanya karena kabar ini: setoran dan tabungan haji tetap diperlukan, dan dananya tetap mengendap bertahun-tahun.

Kabar baiknya, arah kebijakannya jelas: memperpendek, bukan memperpanjang. Nomor porsi yang sudah kamu pegang tetap berlaku.

Haruskah panik?

Tidak perlu panik, dan tidak perlu buru-buru. Ini sinyal positif, tapi belum ada yang berubah secara hukum hari ini — antrean tetap berjalan seperti biasa. Yang masuk akal: simpan baik-baik nomor porsimu, lanjutkan menabung, dan pantau pengumuman resmi Kementerian Haji. Waspadai calo atau jasa yang menjanjikan "percepatan" antrean dengan bayaran tambahan; urusan kuota haji justru sedang jadi sorotan kasus hukum.

Pertanyaan Umum

Berapa lama antrean haji sekarang?

Secara administrasi 26 tahun dan seragam di seluruh Indonesia. Kenyataannya lebih pendek: rata-rata 13–14 tahun, dan mayoritas jemaah menunggu 10–12 tahun.

Apakah masa tunggu haji pasti dipangkas?

Belum pasti. Yang ada baru instruksi Presiden Prabowo agar kementerian mencari formula memperpendek antrean. Belum ada target waktu atau aturan baru yang diumumkan.

Bagaimana cara memperpendek antrean haji?

Belum diumumkan. Opsi yang umum dibahas biasanya menambah kuota dari Arab Saudi atau memperbaiki sistem keberangkatan. Pemerintah masih menyusun formulanya.

Apakah saya perlu daftar ulang atau bayar tambahan?

Tidak. Nomor porsi yang sudah kamu miliki tetap berlaku. Waspadai pihak yang menjanjikan percepatan antrean dengan bayaran — itu bukan jalur resmi.