SingkatCerita
Hukum12 Juni 2026

Korupsi MBG: Motor Listrik Diduga Di-Mark Up hingga Rp47 Juta

Inti Berita

  • Kejaksaan Agung mengusut korupsi pengadaan di program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola BGN.
  • Harga motor listrik MBG diduga di-mark up hingga Rp47 juta per unit dari paket senilai Rp1,03 triliun.
  • Satu komisaris vendor sudah ditahan; eks Wakil Kepala BGN jadi justice collaborator.

Apa yang terjadi

Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang menyidik dugaan korupsi dalam tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) — program makan gratis untuk anak sekolah yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN). Penyidik menyebut ada dua modus besar penyimpangan.

Yang paling mencolok ada di pengadaan motor listrik untuk distribusi makanan. Dari paket pembelian 21 ribu motor listrik senilai Rp1,03 triliun, harga per unit diduga di-mark up hingga Rp47 juta — selisih yang sangat besar untuk satu motor. Kejagung sudah menahan Andri Mulyono, komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal selaku vendor.

Mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, akan diperiksa sebagai justice collaborator — saksi yang membantu membuka kasus. Meski penyidikan berjalan, Kepala KSP Dudung menyatakan pengadaan motor listrik tetap dilanjutkan.

Apa artinya buat kamu

MBG dibiayai uang negara — artinya uang pajak kita. Setiap rupiah yang di-mark up adalah porsi makan anak yang hilang. Saat dana tersangkut, dampaknya nyata: ratusan dapur umum (SPPG) di Jawa Tengah sempat berhenti beroperasi karena pencairan dana macet, dan anak-anak tidak kebagian makan hari itu.

Kalau anggaran bocor di pengadaan, kualitas dan jangkauan makanan untuk anak sekolah yang paling membutuhkan ikut terancam. Buat pemilik warung dan pemasok kecil yang ikut program ini, ketidakpastian dana bisa berarti pembayaran tertunda — modal mereka tertahan padahal makanan sudah dimasak.

Haruskah panik?

Tidak perlu panik. Justru ini tanda penegakan hukum sedang berjalan: tersangka sudah ditahan dan ada justice collaborator yang membuka kasus. Program MBG sendiri tetap jalan. Yang sehat dilakukan: ikuti perkembangan dari sumber resmi, dan kalau kamu pemasok program, simpan semua bukti transaksi. Marah boleh, tapi jangan termakan kabar yang belum terbukti.

Korupsi MBG: Motor Listrik Diduga Di-Mark Up hingga Rp47 Juta · Singkat Cerita